Senin, 25 Januari 2010

Paru Paru

Paru-paru adalah salah satu organ pada sistem pernapasan yang berfungsi sebagai tempat bertukarnya oksigen dari udara yang menggantikan karbondioksida di dalam darah.
Proses ini dinamakan sebagai respirasi dengan menggunakan bantuan haemoglobin sebagai pengikat oksigen. Setelah O2 didalam darah diikat oleh haemoglobin, selanjutnya dialirkan ke seluruh tubuh.
Hanya vertebrata atau makhluk bertulang belakang yang memiliki paru-paru sebagai alat pernapasan. Tekstur paru-paru berongga dan memiliki banyak sekat.
Terletak di dalam rongga dada, dilindungi oleh tulang selangka dan diseliputi oleh kantung dinding ganda (pleura) yang melekat pada permukaan luar paru-paru.
Manusia memiliki dua paru-paru. Sebelah kiri terbagi oleh 2 bagian dan sebelah kanan terbagi menjadi 3 bagian. Setiap satu bagian mengandung sekitar 1500 butir udara dan 300 juta alveolus dengan luas permukaannya sekitar 140 m2 bagi orang dewasa atau sepadan dengan lapangan tenis.

Penyakit-penyakit yang berkenaan dengan paru-paru :
1. Asma (bengek)
Penjelasan dapat dilihat di item asma.
2. Batuk

Batuk merupakan salah satu gangguan pada tenggorokan, paru-paru, atau bronkus (saluran pipa udara yang masuk ke paru-paru). Jenis batuk adalah: batuk kering dengan sedikit atau tanpa dahak, batuk dengan sedikit atau banyak dahak, batuk dengan suara berdengih atau melengking dan sukar bernapas, batuk tahunan atau menetap, dan batuk darah.
Pengobatan batuk:
1. Untuk mencairkan lendir maka minumlah cairan yang banyak. Bernapas dalam uap air panas juga dapat membantu. Caranya dengan duduk pada kursi dan taruh seember air mendidih di dekat kaki Anda. Kerudungilah kepala Anda dengan sehelai kain sehingga menutupi ember untuk menangkap uap panas yang mengepul naik. Hiruplahh uap tersebut dalam-dalam selama 15 menit.
2. Untuk segala macam batuk terutama batuk kering dapat diberikan sirup batuk: 1 bagian madu + 1 bagian jeruk nipis + 1 bagian rum (minuman keras dari tebu).
3. Untuk batuk kering yang parah dan mengganggu tidur, Anda dapat mengonsumsi sirup yang mengandung codein atau campuran chloral hydrate.

3. Bronkitis
Tanda-tanda :

* Batuk dengan lendir dan berlangsung berbulan-bulan atau bertahun-tahun.
* Sering terjadi pada orang berusia lanjut dan perokok berat.
* Menimbulkan efek emphysema, yaitu suatu penyakit paru-paru yang sangat berat karena sukar bernapas terutama jika bekerja atau gerak badan.

4. Pneumonia (radang paru-paru)
Merupakan infeksi paru-paru akut. Infeksi ini sering kali terjadi setelah penyakit pernapasan lain seperti campak, batuk rejan, influenza, asma, peradangan saluran pernapasan (bronkitis) atau penyakit lainnya.
Tanda-tanda:

* Pernapasan cepat (40 x per menit pada bayi), dangkal dan kadang-kadang dengan suara berdengih.
* Batuk pada orang dewasa sering kali disertai lendir yang berwarna kuning kehijauan atau sedikit berdarah. Sedangkan pada bayi tidak selalu disertai batuk.Sakit pada dada
* Penderita tampak sakit berat.
Tindakan yang dilakukan:

* Perlu diberikan antibiotik bagi penderita pneunomia sesuai dengan petunjuk dokter
* Berikan oksigen bila dibutuhkan
* Berikan aspirin atau acetaminophen untuk menurunkan panas tubuhnya dan mengurangi rasa sakit
* Berikan cairan yang banyak agar dehidrasi bisa dihindari
PERINGATAN:
Untuk mencegah batuk dan penyakit berkaitan paru-paru lain, hindari merokok.

Sumber : asianbrain.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar